Memberi Nasihat untuk Penguasa? Kenapa engga!

jizo“Hai Umar, dulu akulah yang menjagamu selagi engkau masih bernama Umair (Umar kecil). Di pasar Ukadz engkau bergelut dengan anak-anak yang lain. Belum seberapa lama hari berlalu, engkau pun bernama Umar. Kemudian belum seberapa lama hari berlalu, engkau bernama Amirul Mukminin. Bertakwalah kepada Allah dalam urusan rakyat. Ketahuilah bahwa siapa yang takut kepada kematian, maka dia akan takut kepada apa yang belum didapatkan.”

Itu adalah ucapan seorang wanita yang bertemu di jalan dengan Amirul Mukminin, Umar ibn Al-Khathab RA, sehingga beliaupun menangis karenanya. Al Jarud, seorang yang membersamainya, lalu menegur wanita itu dengan berujar,

“Hei, rupaya engkau telah berbuat lancang kepada Amirul Mukminin dan membuatnya menangis.”

Tahukah apa jawaban Al Faruq ini? Beliau berkata,

”Biarkan dia. Apakah engkau tidak tau siapakah wanita ini? Dia adalah Khalulah binti Hakim, yang Allah mendengar perkataannya dari atas langit-Nya. Maka demi Allah, Umar lebih layak untuk mendengar perkatannya.”

Sebenarnya saya hendak menulis perihal memberi amar ma’ruf nahi munkar, terkhusus dalam berhadapan dengan penguasa. Kisah Umar ibn Al-Khathab di atas sedikit mengantarkannya. Mungkin ada yang berujar, “Ya tentulah demikian, Umar kan memang seorang Khulafaur-rasyidin (pemimpin yang mendapatkan petunjuk), jadi begitulah tanggapannya ketika ada orang lain yang mengingatkan tentang yang ma’ruf. Terlebih orang yang mengingatkan telah disabdakan Sang Guru Mulia, Rasulullah SAW, bahwa ucapannya didengar Allah dari langit-Nya.”

Untuk perbandingan, saya cuplik lagi sepotong kisah dari Abu Ja’far Al Mansyur (khalifah kedua Daulah Abbasiyah, saudara Abul Abbas as-Saffah. Lengkapnya adalah Abu Ja’far Al Mansyur bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Al-Abbas bin Abdul Muthalib) yang pada saat itu beliau menjadi Amirul Mukminin.

adviceDari Muhammad bin Ali, dia berkata, “Saya pernah menghadiri majlis Abu Ja’far Al Manshur saat menjadi amirul mukminin, yang di sana juga ada Ibnu Abi Dzi’b dan Al-Hasan bin Zaid (gubernur Madinah saat itu). Saat itu datang penduduk Ghifar yang menyampaikan pengaduan kepada Abu Ja’far Al Mansyur, menyangkut Al-Hasan bin Zaid. Al-Hasan bin Zaid berkata, “Wahai Amirul Mukminin, tanyakanlah keadaan penduduk Ghifar ini kepada Ibnu Abi Azi’b!”

Maka Al-Manshur menanyakan keadaan mereka kepada Ibnu Abi Azi’b. Lalu dia menjawab, “Aku memberikan kesaksian bahwa mereka adalah orang-orang yang suka merusak kehormatan orang.”

“Kalian sudah mendengarnya?”, tanya Al-Manshur.

Penduduk Ghifar itu berkata, “Wahai Mirul Mukminin, tanyakan pula keadaan Al-Hasan bin Zaid kepada Ibnu Abi Azi’b!”

Setelah Al-Manshur bertanya, Ibnu Abi Azi’b menjawab,”Akumemberikan kesaksian bahwa dia membuat keputusan secara tidak benar.”

“Engkau sudah mendengarnya wahai Al-Hasan?, tanya Al-Manshur.

Al-Hasan berkata,”Wahai Amirul Mukminin, tanyakan kepada Ibnu Abi Azi’b tentang diri tuan?”

“Apa komentarmu tentang diriku?”, tanya Al-Manshur.

Ibnu Abi Azi’b berkata, “Aku memberikan kesaksian bahwa Tuan mengambil harta ini tidak menurut haknya, lalu tuan menyalurkannya tidak menurut haknya pula.”

Kemudian Al-Manshur memegang tengkuk Ibnu Abi Azi’b, lalu berkata,”Demi Allah, kalau bukan karena aku, tentu sudah kuangkat anak keturunan Persia, Romawi, Dailam, dan Turki untuk menggantikan tempatmu ini.”

Ibnu Abi Azi’b berkata,”Abu Bakar dan Umar juga menjadi amirul mukminin, sementara keduanya mengambil dengan benar dan membagi dengan merata. Mereka berdualah yang memegang tengkuk orang-orang Persia dan Romawi.”

Al-Manshur melepaskan tangannya lalu berkata, “Demi Allah, andaikan aku tidak mengetahui kejujuranmu, tentu aku sudah memenggal lehermu.”

Ibnu Abi Azi’b berkata,”Demi Allah wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya nasihat yang aku berikan adalah demi kepentingan putramu, Al-Mahdi.”

Kali ini saya cukupkan dulu ya, semoga tulisan yang di atas bermanfaat. Oiya, temen-temen punya referensi yang lain? Yuk kita berbagi!

Referensi: Minhajul Qadhisin karangan Ibnu Qudamah

Gambar dari https://www.pinterest.com/pin/538954280383685845/ dan http://japanese.berkeley.edu/advice.php

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s