[Dasar-dasar Pentingnya MP-ASI.part2] Bagaimana jika sebelum atau setelah 6 bulan?

cute!Seperti yang tertulis di artikel sebelumnya, MP-ASI sebaiknya diberikan saat bayi berusia 6 bulan. Terus biasanya muncul pertanyaan, “Gimana kalau dikasihnya sebelum 6 bulan?” Ibunya udah kebelet banget kasih dia MP-ASI, udah rajin browsing aneka kreasi MP-ASI yang unyu-unyu di internet, neneknya juga udah nyuruh banget biar cucunya segera dikasih makanan, udah nangis mulu kali aja dia laper/ ASI-nya ngga nyukup lagi, dan alasan lainnya.

Ada banyak risiko jika pemberian MP-ASI dilakukan sebelum bayi berusia 6 bulan, yaitu sebagai berikut.

  1. Menggantikan ASI sehingga kebutuhan gizi anak tidak tercukupi. Saat bayi diberi makanan lain, tentunya lambung dia akan penuh/ merasa kenyang. Hal ini menyebabkan intensitas menyusu (ASI)nya berkurang. Ketika menyusunya sudah tidak sering lagi, tentu produksi juga akan berkurang. MP-ASI yang dia makan juga belum dapat dimanfaatkan sepenuhnya karena sistem pencernaannya belum siap (beberapa kasus malah menyebabkan diare pada anak). MP-ASI yang tidak dapat diserap dan gizi dari ASI yang berkurang menyebabkan kebutuhan bayi tidak tercukupi.
  2. Asupan gizi yang rendah dari MP-ASI.
  3. Meningkatkan risiko diare. Ada dua alasan kenapa bisa terjadi diare, MP-ASI yang diberikan tidak sebersih dan tidak mudah dicerna seperti ASI.
  4. Bayi mudah sakit karena lebih sedikit mengkonsumsi ASI dimana ASI mengandung zat antiinfeksi.
  5. Meningkatkan risiko alergi karena bayi belum dapat mencerna dan menyerap makanan dengan baik
  6. Meningkatkan risiko ibu untuk hamil lagi bila ASI jarang diberikan.

Terus lagi, jika yang terjadi adalah kondisi yang sebaliknya; terlambat memberikan MP-ASI, how? Ternyata ada juga risikonya lho ya. Check this out!

  1. Anak tidak mendapatkan tambahan makanan yang mencukupi kebutuhan untuk pertumbuhannya. Seperti yang sudah kita bahas kemarin ya, kalau setelah 6 bulan ASI hanya memenuhi 50% kebutuhan bayi jadi jelas perlu banget MP-ASI.
  2. Pertumbuhan dan perkembangan anak lebih lambat.
  3. Anak tidak mendapat zat-zat gizi yang cukup untuk mencegah kekurangan gizi lain seperti anemia karena tidak cukup zat besi.
  4. Anak menolak saat diberi MP-ASI karena tidak mengenal aneka ragam makanan.

Sepertinya sampai disini dulu ya untuk part2-nya… Next time kita lanjut lagi tentang MP-ASI. See u πŸ™‚

Referensi = part1

Gambar dari http://i.ytimg.com/vi/kPKJzoU9QpE/maxresdefault.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s