[Jika menghilangkan rintangan di jalan itu berbuah pahala…].part1 #pohonpisangyangmalang

menyingkirkan-gangguan-di-jalanIni kisah nyata yang saya alami lebih dari tiga kali. Yap sesuai judulnya ini terkait dengan pohon yang melintang/ menghalangi jalan umum. Yang saya pahami sejak dahulu, seseorang yang menyingkirkan sesuatu yang menghalangi jalan umum, misal saja ranting, pohon, duri, batu, atau apa saja yang dapat mengganggu orang lewat, itu akan berbuah pahala. Setelah saya berselancar di internet, betul banget memang kalau perbuatan itu adalah salah satu amal shalih yang dapat mengantarkan kita ke surga. Banyak sekali dalil, terutama hadits yang menunjukkan keutamaan menyingkirkan halangan/ rintangan di jalan. Oke, saya kutipkan salah duanya saja ya, yang lain masih banyak dan bisa kita cari sendiri ๐Ÿ™‚

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุนูŽู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชู ุฑูŽุฌูู„ู‹ุง ูŠูŽุชูŽู‚ูŽู„ู‘ูŽุจู ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ูููŠ ุดูŽุฌูŽุฑูŽุฉู ู‚ูŽุทูŽุนูŽู‡ูŽุง ู…ูู†ู’ ุธูŽู‡ู’ุฑู ุงู„ุทู‘ูŽุฑููŠู‚ู ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุชูุคู’ุฐููŠ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, โ€œSungguh aku melihat seseorang sedang berbahagia di surga dikarenakan ia telah memotong batang pohon yang menjuntai ke jalan yg mengganggu orang lewat.โ€(HR. Muslim)

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู‡ู ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูŽุฑู‘ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุจูุบูุตู’ู†ู ุดูŽุฌูŽุฑูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุธูŽู‡ู’ุฑู ุทูŽุฑููŠู‚ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุฃูู†ูŽุญู‘ููŠูŽู†ู‘ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุนูŽู†ู’ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู†ูŽ ู„ูŽุง ูŠูุคู’ุฐููŠู‡ูู…ู’ ููŽุฃูุฏู’ุฎูู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, โ€œseseorang yang melewati sebatang ranting pohon yang menjuntai ke jalan. Kemudian orang tersebut berkata; โ€˜Demi Allah, saya akan menyingkirkan ranting pohon ini agar tak mengganggu kaum muslimin yang lewat.โ€™ Akhirnya orang tersebut dimasukkan ke dalam surga.โ€ (HR. Muslim).

Masya Allah sekali ya pahalanya…. Alangkah indahnya jika kita terbiasa melakukan kebiasaan ini. Kita terhindar, orang lain juga terhindar. Ditambah pahala dari Yang Kuasa.

Okeoke, tulisan di atas itu sebenarnya bertujuan khusus untuk mengingatkan diri saya pribadi. Selama hampir satu tahun ini, saya hampir setiap hari melewati jalanan yang dikelilingi pepohonan rimbun, bukit, jurang, dan laut. Seringkali dahan pohon itu sangat mengganggu. Sering juga bukit (yang berbatu) itu longsor dan batu-batuan pecahannya memenuhi jalanan yang tentunya sangat menyita perhatian, jurang di tepi jalan juga terlihat menakutkan, pemandangan laut yang seringnya mengacaukan perhatian kita (karena terlalu gagah untuk tidak dilihat, hehe ๐Ÿ™‚ ). Kalau pas musim penghujan, saya juga sering menjumpai pohon yang ‘melintang’ persis di tengah jalan (ini saya bahas nanti kenapa mesti pake tanda kutip segala).

Masyarakat Indonesia pada dasarnya adalah masyarakat yang memiliki semangat gotong royong dan kekeluargaan yang sangat kental. Tentunya kalau ada kejadian seperti yang saya gambarkan di atas, ada masyarakat yang menyingkirkan penghalang tersebut. Di beberapa tempat, kegiatan itu benar-benar dilakukan sukarela dengan niat menghilangkan penghalang yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Masya Allah. Beginilah seharusnya kita sebagai makhluk sosial yang beragama.

Meskipun demikian, saat saya memasuki bagian bumi yang lain (masih Indonesia) ada hal-hal yang berada di luar nalar saya sebagai manusia biasa, muda, belum banyak pengalaman, tidak suka makan asam garam (hehehe… saya tidak menyukai masakanan asam dan asin). Ini sudah sekian kali saya alami sendiri. Entah apa yang ada dalam pikiran mereka sehingga melakukan kegiatan yang aneh, lucu, dan bisa dikatakan sungguh terlalu. Disini saya hanya menceritakan tiga contoh saja dari sekian banyak fakta yang saya alami.

Yang pertama. Ini kejadian di musim hujan. Tentu ya jalanan kampung tuh becek, genangan dimana-mana karena banyak lubang besar maupun kecil, jalanan sempit, lumayan nanjak juga. Untungnya sih bukan jalanan yang pinggirnya jurang hehe… Pas saya lewat tuh, iseng banget orang naruh batang pohon pisang yang guedhe dibuat melintang di jalan. Saya ngga tau sih itu motive nya apa. Ini kejadian yang saya alami pertama kalinya. Saya lihat di sekeliling banyak anak muda lagi nongkrong (keknya ngga ada kerjaan gitu). Bapak-bapak juga banyak. Entah karena saya terlihat kuat atau bagaimana, tak ada satupun yang membantu menyingkirkan pohon itu. Dengan modal nekat saya singkirkan sendiri itu batang pohon meskipun ngga tersingkir dengan sempurna, hanya asal bisa lewat motor saja. Go! akhirnya saya pergi dari situ. Lantjar jayaa! Kejadian tidak berhenti sampai disitu rupaya guys. Pas jalan pulang saya juga harus melewati jalanan itu. Dan eaaa… pohon itu miraculously ada lagi melintang persis seperti pas belum saya singkirkan. Asli saya ngakak dalam hati bercampur keheranan. Kali kedua ini saya sedang tidak baik (ini tidak baik, jangan dicontoh ya..), alih-alih menyingkirkan pohon tak bersalah itu, saya justru menghindari dengan lewat di kebun yang ada di pinggir jalan. Sedikit merepotkan sih sebenarnya karena pohonnya rimbun dan banyak batu-batu berukuran sedang yang bisa membuat motor saya tumbang seketika. Tapi waktu itu saya merasa tidak punya banyak waktu untuk mengangkat lagi pohon naas itu. Persis saat itu, kelompok ‘oknum’ itu terdengar tertawa, entah tertawa macam mana. Kalau menurut saya sih itu tertawa semu; berpikir orang lain susah padahal gw biasa aja, malah bahkan sedikit terhibur bisa terpingkal-pinkal di dalam hati (yang sepi) ini hahaha….

Alhasil, setelah saya balik dari tempat itu, ada teman yang kasih tau kalau ternyata itu sengaja dilakukan oleh sekelompok ‘oknum’ untuk mendapatkan uang (sekitar 10K katanya) setiap kali ada pengguna jalan yang lewat. Fakta ini beneran membuat hari itu bertambah nano-nano; lucu, miris, sedih, kasihan, kesel, etc. Asli banget ya gw baru nemuin pengalaman kek gini ya di tempat baru ini. Sekali lagi saya tidak bermaksud menilai semua orang itu seperti ini, tidak sama sekali. Ini hanya satu (kelompok) dari sekian banyak orang. Semoga mereka segera menemukan kesibukan yang tidak menyusahkan orang lain.

to be continued….

Gambar diambil dari http://2.bp.blogspot.com/-pkNHEGzBzD4/VcM8fSfXWmI/AAAAAAAAAYg/7U89Xw2syIc/s1600/menyingkirkan-gangguan-di-jalan.png

Hadits dikutip dari http://darussalam-online.com/keutamaan-menyingkirkan-segala-sesuatu-yang-mengganggu-kaum-muslimin/#sthash.dTs4bC6m.dpuf

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s